SILAHKAN DOWNLOAD SOAL DENGAN CARA CLIK DI SINI
Mahasiswa News
Artikel Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan
Rabu, 07 Januari 2015
Kamis, 16 Oktober 2014
Jumat, 26 September 2014
Pertemuan ke dua
Pertemuan kedua, membicarakan tentang konsep dasar pers dan jurnalistik. meliputi pengertian pers dan jurnalistik, baik secara bahasa, meupun secara istilah berdasarkan pendapat beberapa ahli dalam bidang jurnalistik.
untuk materi konsep dasar pers dan jurnalistik silahkan download dengan cara Clik di Sini
untuk materi konsep dasar pers dan jurnalistik silahkan download dengan cara Clik di Sini
Peretemuan pertama dihadiri oleh 4 mahasiswa, 1 putra dan 3 putri. di Gedung perkuliahan ruang A.7. dalam pertemuan tersebut membahas kisi-kisi materi, sebagai acuan materi pada setiap pertemuan dalam satu semester. sekaligus membicarakan tentang 2 tugas mahasiswa, yakni:
1, tugas karya ilmiah, dengan tema salah satu materi perkuliahan yang di kumpulkan pada pertemuan ke 6. karya ilmiah tersebut dikumpulkan dalam bentuk soft copy dalam dikirim ke blok ini.
2. tugas memprofilkan Dosen Yudharta, satu mahasiswa satu dosen. tugas ini dikumpulkan pada pertemuan ke 13 dalam bentuk soft copy dikirim ke blok ini.
1, tugas karya ilmiah, dengan tema salah satu materi perkuliahan yang di kumpulkan pada pertemuan ke 6. karya ilmiah tersebut dikumpulkan dalam bentuk soft copy dalam dikirim ke blok ini.
2. tugas memprofilkan Dosen Yudharta, satu mahasiswa satu dosen. tugas ini dikumpulkan pada pertemuan ke 13 dalam bentuk soft copy dikirim ke blok ini.
Adapun kisi-kisi materi, dan kontrak belajar, bisa di unduh dengan cara Clik di sini
Rabu, 17 September 2014
Bahaya Virus HIV AIDS di sekitar kita
1. Latar Belakang
Penyebaran virus HIV AIDS merupakan bahaya
latin bagi masyarakat Pasuruan, hal ini disebabkan proses penyebaran yang sangat
mudah melalui berbagai cara, juga bagi ODHI dan ODHA yang memiliki resiko
kematian yang tinggi
Penyakit HIV/AIDS adalah momok penyakit yang mempunyai resiko kematian yang tinggi.
HIV (Human Immunedeficiency Virus) merupakan jenis virus yang menyebabkan AIDS.
Sedangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan tanda
dan gejala penyakit akibat hilangnya sistem kekebalan tubuh seseorang. Penyakit
ini menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga penderita tidak mempunyai kekebalan
terhadap berbagai penyakit.
Penyakit HIV/AIDS telah menyerang ke
berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia diperkirakan epidemik
HIV/AIDS mengalami peningkatan. Diperkirakan terdapat sekitar 12-19 juta orang
yang terkena HIV dan 95.000-130.000 orang yang tertular HIV.
Pemerintah daearah pada tahun 2010 telah
berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap penularan virus HIV AIDS dengan
berbagai cara. Dalam hal ini pemerintah telah mengeluarkan Perda nomor 4 tahun
2010 tentang penanggulangan HIV AIDS. Diharapkan dengan dikeluarkan perda ini
angka penyebaran virus HIV AIDS bisa ditekan, dan masyarakat sejak dini
melakukan pencegahan terhadap diri sendiri dan keluarganya dari virus HIV AIDS.
Problemnya adalah dari sisi data yang
diperoleh oleh lembaga komisi penanggulangan aids apa sudah cukup akurat,
karena dilapangan menurut beberapa pengakuan para pelaku heterosexual tidak
melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan secara inten dengan alasan tidak punya
biaya yang cukup.
Selain data bagaimana penanganan para penderita aids ? apakah sudah
mempertimbangkan kesetaraan genjer dan memperhatikan penghormatan terhadap
harkat dan martabat pengidap sesuai dengan amanah perda nomor 4 tahun 2010.
2. TUJUAN
1. Sebagai media silaturahim dan dialog antara Sekolah Demokrasi, Stakeholder dan public Pasuruan
berkenaan dengan masalah penanggulangan
virus hiv aids.
2. Sebagai media refleksi kritis dan sharing informasi
berkenaan dengan masalah penanggulangan
virus hiv aids.
3. Sebagai media pemahaman bersama bahwa virus hiv aids
merupakan persoalan yang secara reel ada disekitar kita, dengan harapan kepada
semua pihak, baik pemerintah, swsata, lembaga pendidikan, dan LSM untuk peduli
dan turut andil dalam penyelesaian masalah tersebut.
3. PELAKSANAAN
1.
Hari/Tanggal : Rabu, 17 September 2014
2.
Jam : 07.30 – 09.00 WIB
3.
Tempat : Radio Warna Pasuruan 93.6 FM
4. NARASUMBER
1.
Konselor PIK Bina Asaka Kab. Pasuruan (Ikhwan Fitriyanto)
a.
Apa yang dimaksud dengan
penyakit HIV/ AIDS?
b.
Bagaimana cara penularan
penyakit HIV?
c.
Bagaimana
gejala penderita yang terkena virus HIV/AIDS?
d.
Pemeriksaan
laboratorium apa saja yang perlu dilakukan untuk mengetahui menderita HIV/AIDS?
e.
Apakah
HIV/AIDS dapat diobati?
f.
Bagaimana
cara kerja obat antiretroviral (ARV)?
g.
Bagaimana
melakukan evaluasi pengobatan?
h.
Bagaiman
pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS ini?
i.
Bagaimana
penularan dari ibu ke anak dapat dicegah?
2.
Ketua komisi Penanggulangan Aids (KPA)
Kab Pasuruan.
1.
Hal
apa saja yang dilakukan pemerintah dalam upaya pencegahan HIV/ AIDS di
masyarakat ?
2.
Kerjasama dengan pihak mana
saja dalam upaya pencegahan HIV/ AIDS di masyarakat ?
3.
Praktisi Sekolah Demokrasi (Nur Hadi)
1.
Meninjau kembali perda
nomor 4 tahun 2010?
2.
Bagaimana efektifitas pelaksanaan
perda nomor 4 tahun 2010 tentang penanggulangan virus hiv aids?
5. PENUTUP
Demikian kerangka acuan talk show yang
akan dilaksanakan semoga membawa manfaat kepada semua pihak terutama mampu
menumbuhkan kesadaran kepada seluruh masyarakat Pasuruan untuk antisipasi diri
dan keluarganya agar terbebas dari virus hiv aids.
Rabu, 10 September 2014
Candi Belahan Sepi Pengunjung
Pasuruan memiliki situs sejarah yang merupakan warisan dari Raja Airlangga
berupa petirtaan, tempat tersebut oleh masyarakat diberi nama sumber tetek karena
di petirtaan terdapat air sumber yang keluar dari kedua tetek (puting susu) patung
Dewi Laksmi yang di tampung dalam kolam berukuran 4 X 6 meter yang berada di
depan kedua patung tersebut.
Sayangnya tempat wisata yang sangat
menarik dan bernilai sejarah ini sepi dari wisatawan, hal ini dikarenakan akses
jalan menuju sumber tetek agak sulit dijangkau karena terjal, berkelok dan
akses jalan yang mengalami kerusakan, sehingga wisatawan yang berkunjung setiap
harinya bisa dihitung dengan jari.
Langganan:
Komentar (Atom)
