Pasuruan memiliki situs sejarah yang merupakan warisan dari Raja Airlangga
berupa petirtaan, tempat tersebut oleh masyarakat diberi nama sumber tetek karena
di petirtaan terdapat air sumber yang keluar dari kedua tetek (puting susu) patung
Dewi Laksmi yang di tampung dalam kolam berukuran 4 X 6 meter yang berada di
depan kedua patung tersebut.
Sayangnya tempat wisata yang sangat
menarik dan bernilai sejarah ini sepi dari wisatawan, hal ini dikarenakan akses
jalan menuju sumber tetek agak sulit dijangkau karena terjal, berkelok dan
akses jalan yang mengalami kerusakan, sehingga wisatawan yang berkunjung setiap
harinya bisa dihitung dengan jari.
Sumber tetek terletak di Dusun
Belahan Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kab Pasuruan. Tepatnya 40 kilometer
dari kota Pasuruan, atau 10 kilometer dari Gempol Apollo. Medan menuju lokasi
wisata ini tergolong cukup memacu adrenalin,
karena selain jalan menuju lokasi yang terjal dan berkelok, juga akses jalan
mengalami kerusakan, tapi disepanjang
jalan kita akan disuguhi pemandangan berupa persawahan penduduk dan hutan pohon
akasia, suasana terasa sejuk, tenang dan
asri. Kesejukan semakin kita rasakan ketika kita melihat keramahan penduduk
kalau kita sapa, sepertinya mereka sudah tidak asing dengan para wisatawan.
Sumber tetek kalau kita
perhatikan merupakan situs yang sangat unik dan eksotik, di sana terdapat dua
patung wanita. Konon patung tersebut adalah dua permaisuri Raja Airlangga yakni
Dewi Sri dan Dewi Laksmi. Sementara dari tetek (puting susu) patung Dewi Laksmi
mengalir air sumber yang berasal dari lereng gunung penanggungan. Dengan
demikian masyarakat kemudian memberikan sebutan “Sumber tetek”.
Air yang keluar dari tetek
patung Dewi Laksmi sangat jernih sehingga sampai sekarang air tersebut
dipergunakan oleh warga untuk keperluan sehari-hari. Warga yang bisa menikmati
air tetek tersebut tidak hanya warga belahan, tapi warga lain yang terletak
jauh dari sumber tetek juga bisa menikmati, seperti Dusun Gedangan, Dusun Jeruk
Purut, Karang Nangka, Dieng, Kandangan, serta Kanjoro yang berada di perbatasan
Mojokerto.
Konon air sumber tetek
dipercaya memiliki khasiat tertentu, misalnya bisa menyembuhkan segala macam
penyakit, bisa awet muda. Selain itu Kelestarian situs sumber tetek didukung
oleh penunggu kawasan ini. Konon pada masa penjajahan Belanda, ada usaha untuk
mengangkut salah satu patung yang ada, tetapi tidak seorangpun mampu mengangkat
benda tersebut, sehingga usaha Belanda gagal dan keaslian sumber tetek masih
tetap terjaga sampai sekarang.
Sumber tetek berada di
ketinggian 700 meter diatas permukaan laut, meskipun belum dipugar, tetapi
sangat menarik untuk dikunjungi, karena bentuk situs yang sangat menarik dan mempesona
bagi siapa saja yang melihatnya, baik dari bentuk patung yang sangat unik, air
sumber yang keluar dari tetek patung Dewi Laksmi dipercaya mengandung kasiat
tertentu, kejernihan air yang tertampung dalam kolam, serta keindahan alam
sekitar membuat siapa saja terpesona melihatnya.
Menurut Ahli sejarah dari
Univ. Muhammadiyah yakni Dr. Dwi Cahyono keberadaan situs sumber tetek
merupakan lambang kesuburan dan kemakmuran masyarakat di wilayah tersebut, hal
ini bisa kita buktikan dari sumber daya alam yang sangat berlimpah dan
bermacam-macam jenis tanamannya. Selain itu
air yang keluar dari patung tersebut mengalir sepanjang masa, bahkan
pada musim kemaraupun air tetap mengalir tanpa berkurang sedikitpun volumenya.
Situs sumber tetek berada
dibawah tanggungjawab BP3 Trowulan, sudah berusia ribuan tahun, manum menurut Juru
kunci sumber tetek Pak Astono bahwa bangunnan sumber tetek sampai hari ini
belum pernah tersentuh oleh proyek pemugaran,
sehingga kita bisa menikmati situs tersebut dalam bentuk aslinya.
Sumber tetek yang memiliki
daya pikat para wisatawan ini seharusnya sudah dilengkapi sarana prasarana yang
memadai, seperti toilet umum, lahan parkir yang memadai, tempat sholat, warung
makan. Akses jalan menuju sumber tetek juga sebaiknya diperbaiki, supaya para
wisatawan bisa aman dan nyaman ketika berada di lokasi wisata sumber tetek ini.
Silahkan komentar disini
BalasHapus